Kriptografi Klasik · Semester 6

Simulasi Enkripsi
& Dekripsi Klasik

Pelajari cara kerja 5 algoritma kriptografi klasik secara transparan — lengkap dengan langkah perhitungan, rumus matematis, dan visualisasi interaktif.

5 Algoritma
Enkripsi
26 Alfabet
Substitusi

Caesar Cipher

Menggeser setiap huruf alfabet sebanyak nilai shift tertentu. Algoritma kriptografi paling klasik, digunakan sejak zaman Romawi.

C = (P + k) mod 26
Mulai Simulasi
Polialfabetik

Vigenère Cipher

Pergeseran yang berubah-ubah berdasarkan kata kunci berulang. Lebih kuat dari Caesar karena bersifat polialfabetik.

C = (P + Ki) mod 26
Mulai Simulasi
Matematika

Affine Cipher

Kombinasi perkalian dan pergeseran dengan invers modular. Kunci terdiri dari dua nilai integer a dan b.

C = (a·P + b) mod 26
Mulai Simulasi
Aljabar Linier

Hill Cipher

Menggunakan perkalian matriks kunci (2×2 atau 3×3) dengan vektor plainteks. Membutuhkan invers matriks modular untuk dekripsi.

C = K · P (mod 26)
Mulai Simulasi
Digraph

Playfair Cipher

Mengenkripsi pasangan huruf (digraph) menggunakan tabel 5×5 yang digenerate dari kata kunci. Aturan baris, kolom, dan kotak.

5×5 Key Matrix · Digraph Rules
Mulai Simulasi
Tujuan Edukatif
Setiap simulasi menampilkan proses perhitungan langkah demi langkah agar mudah dipahami.
Riwayat Tersimpan
Semua operasi enkripsi/dekripsi tersimpan otomatis di halaman History.
Dark / Light Mode
Gunakan tombol di pojok kanan atas untuk mengganti tema sesuai preferensi.